Panduan · 10 menit baca · 2,553 words
Menentukan Ukuran Posisi Pasangan Yen dengan Benar di Akun Dolar
Perdagangan pasangan Yen membutuhkan perhitungan khusus untuk nilai pip dan margin dalam akun berdenominasi dolar untuk menghindari salah menilai risiko dan ukuran posisi.
Poin-poin penting
- Pasangan Yen memiliki perhitungan nilai pip yang berbeda dari sebagian besar pasangan lainnya karena nilai nominal JPY yang lebih rendah, memengaruhi akun berdenominasi dolar.
- Untuk akun berdenominasi USD, satu lot standar USD/JPY memiliki nilai pip sekitar $6.67, bukan $10 yang umum ditemukan pada pasangan USD langsung.
- Menghitung nilai pip untuk pasangan Yen melibatkan konversi nilai JPY kembali ke mata uang dasar akun Anda (USD) menggunakan nilai tukar USD/JPY.
- Persyaratan margin untuk pasangan Yen membutuhkan perhitungan cermat dari nilai notional perdagangan dalam USD sebelum menerapkan leverage dari broker Anda.
- Penentuan ukuran posisi yang akurat sangat penting dan harus didasarkan pada nilai pip yang dihitung dengan cermat, jarak stop-loss Anda, dan risiko dolar per perdagangan yang telah ditentukan.
- Bergantung sepenuhnya pada kalkulator otomatis tanpa memahami matematika di baliknya dapat menyebabkan salah penilaian risiko yang signifikan dan over-leveraging.
Mengapa Pasangan Yen Membutuhkan Perhatian Khusus bagi Trader Dolar
Kesalahan umum yang sering dilakukan banyak trader saat memulai, terutama mereka yang terbiasa dengan akun berdenominasi dolar, adalah menganggap semua pasangan mata uang berperilaku identik. Mereka mungkin trading EUR/USD, lalu beralih ke USD/JPY, dengan keyakinan bahwa mekanisme dasarnya sama. Ini tidak benar, terutama untuk pasangan yang melibatkan Japanese Yen (JPY). JPY unik di antara mata uang utama karena nilai nominalnya jauh lebih kecil dibandingkan, misalnya, US Dollar atau Euro. Alih-alih mengutip JPY sebagai desimal (seperti 1.1000 untuk EUR/USD), Anda akan sering melihatnya sebagai bilangan bulat, seperti 150.00 untuk USD/JPY. Perbedaan dalam gaya kuotasi ini bukan hanya kosmetik; ini secara drastis mengubah bagaimana 'pip' dinilai dan, akibatnya, bagaimana Anda harus menentukan ukuran posisi perdagangan Anda.
Bayangkan Anda mengendarai mobil dengan speedometer yang biasanya menunjukkan kilometer per jam. Anda merasa nyaman dengan seberapa jauh Anda bepergian pada kecepatan tertentu. Sekarang, Anda beralih ke mobil di mana speedometer menunjukkan meter per detik. Rambu batas kecepatan tidak berubah, tetapi persepsi Anda tentang kecepatan dan jarak perlu penyesuaian. Pasangan Yen membutuhkan pergeseran mental yang serupa. Mengabaikan perbedaan ini dapat menyebabkan ukuran posisi yang terlalu besar atau terlalu kecil untuk toleransi risiko Anda, mengubah kerugian kecil yang direncanakan menjadi kerugian signifikan atau membatasi potensi keuntungan Anda secara tidak perlu. Ini adalah langkah fundamental yang sering diabaikan banyak panduan, tetapi sangat penting untuk trading yang cerdas.
Konsep Inti: Apa Arti Pip untuk Akun Dolar Anda
Untuk menentukan ukuran posisi pasangan Yen dengan benar, Anda harus terlebih dahulu memahami konsep pip. Pip, atau 'percentage in point', adalah unit standar terkecil dari pergerakan harga dalam pasangan mata uang. Untuk sebagian besar pasangan mata uang, pip adalah tempat desimal keempat. Misalnya, jika EUR/USD bergerak dari 1.0850 ke 1.0851, itu adalah kenaikan satu pip. Namun untuk pasangan Yen, keadaannya berbeda. Karena JPY dikutip hanya dengan dua tempat desimal (misalnya, USD/JPY pada 150.00), pip adalah tempat desimal kedua. Pergerakan dari 150.00 ke 150.01 adalah perubahan satu pip. Perbedaan yang tampaknya kecil ini memiliki implikasi besar terhadap keuntungan dan kerugian Anda.
Nilai satu pip tidak tetap dalam dolar; itu tergantung pada pasangan mata uang yang Anda perdagangkan dan nilai tukar saat ini. Jika akun trading Anda berdenominasi US dolar, Anda perlu tahu berapa banyak setiap pergerakan pip dalam pasangan Yen yang diterjemahkan ke dalam dolar. Nilai dolar dari pip ini secara langsung memengaruhi risiko per perdagangan Anda. Tanpa perhitungan ini, Anda pada dasarnya trading tanpa arah, tidak dapat secara akurat menilai berapa banyak modal yang Anda pertaruhkan dalam setiap perdagangan. Pergerakan satu pip di USD/JPY tidak akan memiliki dampak dolar yang sama dengan pergerakan satu pip di EUR/USD, dan memahami alasannya adalah kunci untuk mengelola modal Anda secara efektif.
Menghitung Nilai Pip untuk USD/JPY dalam Akun Dolar
Mari kita bahas secara spesifik perhitungan untuk USD/JPY, yang bisa dibilang merupakan pasangan Yen yang paling umum. Jika akun Anda dalam US dolar, menentukan nilai pip cukup mudah. Satu lot standar dalam forex adalah 100.000 unit mata uang dasar. Untuk USD/JPY, US dolar adalah mata uang dasarnya. Jadi, satu lot standar berarti Anda mengendalikan $100.000.
Rumus untuk menghitung nilai pip dalam USD untuk USD/JPY adalah: Pip Value = (0.01 / Nilai Tukar) * Lot Size
Mari kita asumsikan USD/JPY diperdagangkan pada 150.00. Untuk lot standar (100.000 unit): Pip Value = (0.01 / 150.00) * 100.000 = 0.00006666... * 100.000 = 6.666... USD. Jadi, setiap pergerakan pip untuk satu lot standar USD/JPY bernilai sekitar $6.67. Bandingkan ini dengan EUR/USD, di mana satu pip lot standar umumnya bernilai $10.00. Ini adalah perbedaan yang signifikan; pergerakan 100 pip di USD/JPY akan bernilai sekitar $667, sedangkan pergerakan 100 pip di EUR/USD akan bernilai $1000. Banyak trader baru melewatkan poin ini sepenuhnya, berpikir bahwa semua 'lot standar' memiliki risiko dolar yang sama. Perbedaan ini berarti Anda harus menyesuaikan ukuran lot Anda jika Anda ingin menjaga risiko dolar Anda konsisten di berbagai pasangan.
Nilai Pip Perkiraan untuk Berbagai Pasangan Mata Uang dalam Akun USD
| Pasangan Mata Uang | Nilai Tukar | Nilai Pip (Lot Standar, Akun USD) |
|---|---|---|
| EUR/USD | 1.0850 | $10.00 |
| GBP/USD | 1.2700 | $10.00 |
| USD/CAD | 1.3500 | $7.41 |
| USD/CHF | 0.8900 | $11.24 |
| AUD/USD | 0.6550 | $10.00 |
| USD/JPY | 150.00 | $6.67 |
| EUR/JPY | 162.75 | $6.14 |
Selain USD/JPY: Pasangan Yen Lainnya dan Nilai Pip-nya yang Berbeda
Bukan hanya USD/JPY saja yang memiliki perilaku berbeda. Banyak pasangan mata uang utama lainnya melibatkan Japanese Yen sebagai counter currency (mata uang kuotasi), seperti EUR/JPY, GBP/JPY, AUD/JPY, dan CAD/JPY. Untuk pasangan-pasangan ini, perhitungan nilai pip dalam akun yang didenominasi USD menjadi proses dua langkah, tetapi tetap cukup mudah dikelola. Ingat, tujuannya adalah untuk mengonversi nilai pip JPY ke mata uang dasar akun Anda, yaitu USD.
Pertama, Anda menentukan nilai pip dalam JPY. Untuk standard lot (100.000 unit mata uang dasar), pergerakan satu pip adalah 100.000 * 0.01 JPY = 1.000 JPY. Ini karena pip berada pada posisi desimal kedua. Selanjutnya, Anda perlu mengonversi 1.000 JPY ini ke dolar AS. Untuk melakukannya, Anda membagi dengan nilai tukar USD/JPY saat ini.
Mari kita ambil contoh EUR/JPY. Misalkan EUR/JPY diperdagangkan pada 162.75 dan USD/JPY pada 150.00.
- Nilai pip dalam JPY untuk standard lot = 100.000 * 0.01 JPY = 1.000 JPY.
- Konversi JPY ke USD: 1.000 JPY / 150.00 (nilai tukar USD/JPY) = 6.666... USD. Jadi, standard lot EUR/JPY memiliki nilai pip sekitar $6.67. Perhatikan bahwa ini mirip dengan USD/JPY. Ini adalah konsekuensi praktis dari JPY yang menjadi quote currency di kedua pasangan dan USD yang menjadi account currency. Langkah krusial adalah selalu mengonversi nilai JPY kembali ke mata uang akun Anda, menggunakan nilai tukar USD/JPY sebagai jembatannya. Pendekatan ini memastikan Anda mengukur risiko Anda secara akurat, terlepas dari pasangan yen mana yang Anda perdagangkan.
Memahami Margin: Jaring Pengaman Broker Anda dan Kekuatan Trading Anda
Selain nilai pip, penentuan ukuran posisi (position sizing) untuk pasangan yen dalam akun dolar memerlukan pemahaman yang jelas tentang margin. Margin bukanlah biaya atau ongkos; ini adalah sebagian dari modal trading Anda yang disisihkan oleh broker Anda untuk menjaga posisi Anda tetap terbuka. Ini berfungsi sebagai performance bond, bentuk jaminan untuk menutupi potensi kerugian. Ketika Anda trading dengan leverage, Anda meminjam modal dari broker Anda untuk mengendalikan posisi yang lebih besar dari yang biasanya diizinkan oleh saldo akun Anda. Margin requirement adalah jumlah yang dibutuhkan broker Anda dari Anda untuk membuka dan mempertahankan posisi yang menggunakan leverage tersebut.
Regulator memberlakukan batas leverage untuk melindungi retail trader. Sebagai contoh, di Uni Eropa, intervensi ESMA membatasi leverage pada 1:30 untuk pasangan mata uang utama bagi klien retail. Ini berarti untuk setiap 1 unit modal Anda, Anda dapat mengendalikan 30 unit di pasar. Jika Anda ingin membuka standard lot ($100.000) EUR/USD dengan leverage 1:30, Anda akan membutuhkan margin sebesar $100.000 / 30 = $3.333.33. Broker dan yurisdiksi yang berbeda memiliki aturan leverage yang bervariasi; misalnya, broker yang diatur di AS sering menawarkan leverage yang lebih rendah, seperti 1:50 untuk pasangan utama. Mengetahui penawaran leverage spesifik broker Anda dan lingkungan regulasi, seperti yang diatur oleh FCA di Inggris atau ASIC di Australia, sangat penting karena secara langsung memengaruhi berapa banyak modal yang perlu Anda cadangkan untuk setiap trading. Modal yang dicadangkan ini adalah uang yang tidak dapat digunakan untuk trading lain sampai posisi saat ini ditutup.
Penguasaan sejati berasal dari pemahaman rumus-rumus dan kemampuan untuk memperkirakan nilai secara mental, daripada sepenuhnya bergantung pada alat bantu.
Menghitung Margin untuk Trading Pasangan Yen dalam Dolar
Perhitungan margin untuk pasangan mata uang JPY di akun USD juga cukup mudah setelah Anda memahami nilai nosional transaksi Anda. Nilai nosional adalah total nilai mata uang yang sedang Anda kendalikan. Untuk satu lot standar USD/JPY, di mana USD adalah mata uang dasar (base currency), nilai nosionalnya adalah $100,000. Jika broker Anda menawarkan leverage 1:30, margin yang dibutuhkan adalah $100,000 / 30 = $3,333.33.
Namun, untuk pasangan mata uang di mana JPY adalah mata uang kuotasi (quote currency) dan USD bukan mata uang dasar, seperti EUR/JPY, perhitungannya memerlukan 'jembatan' melalui kurs USD/JPY. Untuk satu lot standar EUR/JPY, Anda mengendalikan 100,000 Euro.
- Pertama, hitung nilai nosional dalam JPY: 100,000 EUR * kurs EUR/JPY saat ini. Jika EUR/JPY adalah 162.75, maka 100,000 * 162.75 = 16,275,000 JPY.
- Selanjutnya, konversikan nilai nosional JPY ini ke USD menggunakan kurs USD/JPY saat ini. Jika USD/JPY adalah 150.00, maka 16,275,000 JPY / 150.00 = $108,500 USD. Ini adalah nilai nosional setara dolar (dollar equivalent) dari transaksi EUR/JPY Anda.
- Terakhir, terapkan leverage Anda: $108,500 / 30 (untuk leverage 1:30) = $3,616.67. Inilah margin yang Anda butuhkan untuk satu lot standar EUR/JPY.
Jelas bahwa margin yang dibutuhkan dapat bervariasi secara signifikan antar pasangan mata uang, bahkan dengan ukuran lot dan leverage yang sama, karena nilai nosional setara dolar yang mendasarinya berubah. Selalu verifikasi angka-angka ini dengan platform broker Anda atau kalkulator margin yang terpercaya sebelum melakukan transaksi.
Persyaratan Margin untuk Berbagai Pasangan Yen dan Non-Yen dengan Leverage 1:30
| Pasangan Mata Uang | Kurs Tukar | Nilai Nosional (setara USD) | Leverage | Margin yang Dibutuhkan (USD) |
|---|---|---|---|---|
| EUR/USD (1 lot standar) | 1.0850 | $108,500 | 1:30 | $3,616.67 |
| USD/JPY (1 lot standar) | 150.00 | $100,000 | 1:30 | $3,333.33 |
| EUR/JPY (1 lot standar) | 162.75 (USD/JPY: 150.00) | $108,500 | 1:30 | $3,616.67 |
| GBP/JPY (1 lot standar) | 190.50 (USD/JPY: 150.00) | $127,000 | 1:30 | $4,233.33 |
| USD/JPY (1 lot mikro) | 150.00 | $1,000 | 1:30 | $33.33 |
Keterkaitan Krusial: Penentuan Ukuran Posisi dan Manajemen Risiko Anda
Setelah Anda memahami nilai pip dan margin, Anda dapat menghubungkan konsep-konsep ini secara langsung dengan penentuan ukuran posisi dan manajemen risiko yang efektif. Di sinilah teori bertemu praktik. Trader yang baik tidak hanya memilih ukuran lot; mereka menghitungnya berdasarkan toleransi risiko mereka. Pedoman umum yang sering digunakan adalah tidak merisikokan lebih dari 1% atau 2% dari total modal trading Anda pada setiap satu trade. Katakanlah Anda memiliki akun $10.000 dan Anda memutuskan untuk merisikokan 1%, yaitu $100 per trade.
Sekarang, misalkan Anda ingin trading USD/JPY. Anda telah mengidentifikasi titik masuk dan level stop-loss Anda. Mari kita asumsikan stop loss Anda berjarak 50 pip. Sebelumnya kita telah menghitung bahwa satu lot standar USD/JPY memiliki nilai pip sekitar $6.67. Jika Anda menggunakan lot standar, kerugian 50 pip akan menjadi 50 pip * $6.67/pip = $333.50. Ini lebih dari batas risiko $100 Anda. Untuk mengetahui ukuran lot yang benar, Anda menggunakan rumus ini: Ukuran Lot (dalam lot standar) = (Jumlah yang Anda risikokan dalam USD) / (Pip ke Stop Loss * Nilai Pip per Lot Standar) Ukuran Lot = $100 / (50 pip * $6.67/pip) = $100 / $333.50 = 0.299 lot standar. Karena Anda biasanya tidak dapat trading pecahan lot sepresisi ini, Anda akan membulatkannya ke bawah menjadi 0.29 lot standar, atau mungkin 0.2 lot standar untuk kelipatan micro-lot. Ini berarti Anda akan trading 29.000 unit USD/JPY, bukan 100.000 unit, untuk tetap berada dalam batas risiko $100 Anda. Perhitungan ini memastikan Anda trading secara bertanggung jawab dan melindungi modal Anda.
Leverage dan Sisi Tajamnya: Sebuah Peringatan untuk Trading Pasangan Mata Uang Yen
Leverage adalah pedang bermata dua. Ini memungkinkan Anda mengendalikan posisi yang lebih besar dengan modal yang lebih sedikit, memperbesar potensi keuntungan dan potensi kerugian Anda. Meskipun menarik, leverage tinggi bisa sangat berbahaya saat trading pasangan mata uang yen jika Anda belum menghitung nilai pip dan margin Anda dengan cermat. Sedikit salah perhitungan atau pergerakan pasar yang tidak terduga dapat dengan cepat menghabiskan akun Anda, terutama dengan nilai pip pasangan mata uang yen yang relatif lebih rendah sering kali menyebabkan trader secara tidak sadar mengambil posisi yang lebih besar dari yang dimaksudkan untuk risiko yang dirasakan.
Pertimbangkan seorang trader ritel di Inggris, di mana Financial Conduct Authority (FCA) mengawasi broker seperti Pepperstone dan FxPro, dan leverage untuk pasangan mata uang utama dibatasi pada 1:30 untuk klien ritel. Jika trader ini, yang terbiasa dengan nilai pip $10 EUR/USD untuk lot standar, memutuskan untuk trading USD/JPY dengan ukuran lot yang sama, mereka mengambil risiko dolar per pip yang lebih kecil dari yang mereka perkirakan ($6.67 vs $10). Ini mungkin menggoda mereka untuk meningkatkan ukuran lot lebih lanjut, bertujuan untuk 'risiko dolar yang setara' yang dirasakan. Namun, pola pikir ini berbahaya karena sering kali mengarah pada penggunaan leverage berlebihan berdasarkan asumsi yang keliru. Pergerakan pasar tetap sama terlepas dari perhitungan nilai pip Anda, tetapi saldo akun Anda akan bereaksi secara berbeda. Pergerakan 100 pip yang tampaknya kecil bisa menjadi $667 atau $1000, tergantung pada pasangan mata uang. Sangat penting untuk memahami bahwa leverage tidak mengubah risiko intrinsik pasar; leverage hanya mengubah jumlah modal yang perlu Anda sediakan.
Pertimbangan Dunia Nyata: Spread, Swap, dan Penanganan Broker
Di luar perhitungan inti, trading praktis pasangan mata uang yen melibatkan faktor-faktor lain. Spread, misalnya, adalah perbedaan antara harga bid dan ask, yang mewakili biaya broker Anda untuk mengeksekusi trade Anda. Spread yang lebih ketat mengurangi biaya masuk Anda. Broker seperti IC Markets dan OANDA sering mempromosikan spread ketat, yang dapat sangat terasa pada pasangan mata uang yang sangat likuid seperti USD/JPY. Spread yang lebih lebar berarti Anda memulai trade Anda dengan kerugian awal yang lebih besar, mengonsumsi beberapa pip dari potensi keuntungan Anda bahkan sebelum harga bergerak sesuai keinginan Anda.
Pertimbangan lain adalah swap, atau bunga rollover. Jika Anda menahan posisi semalaman, Anda akan membayar atau menerima bunga, tergantung pada perbedaan suku bunga antara kedua mata uang dalam pasangan tersebut dan arah posisi Anda (long atau short). JPY secara historis adalah mata uang dengan suku bunga rendah. Ini berarti jika Anda melakukan posisi long pada mata uang dengan suku bunga lebih tinggi terhadap JPY (misalnya, long AUD/JPY, di mana Anda membeli AUD dan menjual JPY), Anda mungkin menerima bunga swap positif. Jika Anda melakukan posisi short pada pasangan mata uang tersebut atau long pada mata uang dengan yield lebih rendah terhadap JPY, Anda mungkin membayar bunga swap negatif. Biaya atau manfaat ini terakumulasi setiap hari dan dapat berdampak signifikan pada profitabilitas trade jangka panjang. Broker juga menangani akuntansi pasangan mata uang yen dengan cermat. Beberapa platform mungkin secara otomatis mengonversi keuntungan/kerugian JPY ke mata uang akun USD Anda secara real-time, sementara yang lain mungkin menyimpan sub-akun terpisah atau melakukan konversi pada interval tertentu. Selalu bijaksana untuk memeriksa syarat dan ketentuan spesifik broker Anda mengenai detail operasional ini.
Kesalahan Umum: Mempercayai Kalkulator Default Secara Membabi Buta
Banyak platform trading dan situs web menawarkan kalkulator nilai pip dan margin yang nyaman. Alat-alat ini bisa sangat membantu, tetapi mengandalkannya tanpa memahami matematika di baliknya adalah kesalahan besar. Ini seperti menggunakan GPS tanpa tahu cara membaca peta; Anda bisa sampai ke tujuan, tetapi Anda tidak akan memahami perjalanannya atau bagaimana menyesuaikan diri jika ada yang salah. Masalahnya muncul ketika trader memasukkan ukuran lot (misalnya, '1 lot standar') dan hanya menerima hasilnya tanpa menginternalisasi apa artinya bagi akun spesifik dan profil risiko mereka.
Kalkulator mungkin memberi tahu Anda bahwa satu lot standar USD/JPY dengan leverage 1:30 memerlukan margin $3,333.33 dan memiliki nilai pip $6.67. Jika Anda tidak memahami mengapa angka-angka itu muncul, Anda tidak dapat menyesuaikannya jika nilai tukar berubah secara signifikan atau jika Anda beralih ke pasangan mata uang yen yang berbeda. Kalkulator ini sering kali mengasumsikan akun USD. Jika akun Anda dalam EUR, misalnya, nilai pip akan dihitung secara berbeda, memerlukan konversi dari JPY ke EUR, lalu ke USD untuk manajemen risiko, dan kemudian kembali ke EUR untuk akun Anda. Ini adalah bagian yang sebagian besar panduan lewatkan, mengasumsikan hubungan langsung. Penguasaan sejati datang dari mengetahui rumus-rumus dan mampu memperkirakan nilai-nilai secara mental, daripada sepenuhnya bergantung pada alat. Pemahaman yang lebih dalam ini akan sangat berguna bagi Anda di semua pasangan mata uang, tidak hanya yen.
Trading dengan Aman: Tanggung Jawab Berkelanjutan Anda untuk Pasangan Mata Uang Yen
Trading pasangan mata uang yang melibatkan Yen Jepang, terutama dari akun berdenominasi dolar, menuntut pendekatan disiplin dalam penentuan ukuran posisi. Tidak cukup hanya memahami apa itu pip; Anda harus mengetahui nilai dolar tepatnya untuk pasangan mata uang dan ukuran lot pilihan Anda. Informasi penting ini, dikombinasikan dengan pemahaman yang jelas tentang persyaratan margin broker Anda dan toleransi risiko pribadi Anda, membentuk dasar dari trading yang bertanggung jawab. Tanpa perhitungan ini, Anda pada dasarnya berjudi, daripada membuat keputusan trading yang terinformasi.
Tanggung jawab Anda sebagai trader adalah mengelola risiko Anda secara aktif. Ini berarti menghitung nilai pip Anda dengan cermat, memahami margin, dan menentukan ukuran posisi Anda agar selaras dengan parameter risiko yang telah Anda tentukan sebelumnya. Jangan hanya mengandalkan alat otomatis atau asumsi umum yang tidak memperhitungkan karakteristik unik pasangan mata uang yen. Luangkan waktu untuk mengerjakan contoh-contoh, berlatih dengan skenario yang berbeda, dan selalu periksa kembali angka-angka Anda. Trade yang berukuran tepat, bahkan jika menghasilkan kerugian, adalah kerugian yang terkontrol, memungkinkan Anda untuk trading di hari lain. Fokus pada konsistensi dan pelestarian modal, dan keuntungan akan mengikuti. Sekarang, terapkan prinsip-prinsip ini pada trade Anda berikutnya.
Baca sumber utama
Periksa di regulator, bukan pada kami
Tangkapan layar halaman resmi di balik aturan dalam panduan ini. Buka sendiri — kata-kata regulator sendiri selalu lebih baik daripada ringkasannya.


Sering ditanyakan
Sumber
Dari mana ini berasal
- CFTC — Forex trading basics for consumerscftc.gov
- Investor.gov — Margin: borrowing money to pay for stocksinvestor.gov
- ESMA — CFD leverage limits for retail clientsesma.europa.eu
- Federal Reserve H.10 foreign exchange ratesfederalreserve.gov
- FCA — Contract for difference productsfca.org.uk
Ditulis oleh Sofia Reyes
Tutor Risiko & Psikologi. Kami menulis edukasi forex yang terstruktur, dalam bahasa Inggris sederhana untuk orang yang belajar dari awal. Pemahaman dulu, selalu — dan tidak pernah nasihat keuangan. Kursus itu sendiri ada di kurikulum.
Terus belajar
Ke mana panduan ini mengarah selanjutnya
Panduan yang paling dekat dengan ini, sesuai urutan pembangunannya. Masing-masing adalah bacaan lengkap tersendiri, dan tidak ada yang berasumsi Anda telah menyelesaikan halaman ini.
- Mengapa Pasangan Mata Uang Yen Bergerak dalam Langkah 0.01 dan Bagaimana Ini Membentuk Nilai Pip AndaMemahami kuotasi pasangan mata uang yen yang tidak biasa ini sangat penting untuk manajemen risiko yang tepat dan perhitungan…
- Menghitung Nilai Pip Secara Manual untuk Pasangan Forex Apa Pun, Langkah demi LangkahPelajari perhitungan manual penting untuk nilai pip di semua pasangan forex mayor dan minor, memastikan Anda memahami risiko dan…
- Menguasai Ukuran Trading: Ketika Mata Uang Akun Anda Tidak Sesuai dengan Pasangan Mata UangSaat trading forex, menentukan berapa banyak yang harus dipertaruhkan dalam sebuah trade menjadi sangat rumit jika mata uang akun…
- Mata Uang Akun Anda vs. Nilai Pip: Memecahkan Kode KonversiKetika mata uang akun trading Anda tidak cocok dengan mata uang kuotasi dari trade Anda, memahami profit dan loss Anda yang…
- Membedah Biaya Sebenarnya: Mengonversi Pip Spread ke Dolar Trading AndaMemahami nilai moneter sebenarnya dari sebuah pip spread sangat penting, mengubah angka-angka abstrak menjadi biaya nyata dari…
